Memaknai Hari Raya Pagerwesi

Kata "pagerwesi" artinya pagar dari besi. Ini me-lambangkan suatu perlindungan yang kuat. Segala sesuatu yang dipagari berarti sesuatu Baca Lagi ...

Bali

GBali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri Baca Lagi ...

Arti dan Lambang Pemujaan Hindu

Ajaran Hindu yang disimbulkan dalam upacara keagamaan Hindu dianggap sebagai bahan atau artikel yang suci untuk dipergunakan dalam kegiatan Baca Lagi ...

What do You Think About Hari Raya Saraswati?

Hari Raya Saraswati bagi umat Hindu di Indonesia dirayakan setiap 210 hari sekali menurut kalender Jawa Bali, yakni pada setiap Saniscara Umanis Baca Lagi ...

Bhagawad Gita: Gundahnya Sang Arjuna

Kuru, berkumpullah putra-putraku beserta laskar-laskar mereka, dan juga putra-putra Sang Pandu (Ayahanda Pandawa) bersiap-siap untuk suatu yudha Baca Lagi ...

Beginilah Tampang Manusia 1000 Tahun Mendatang

akarta, Evolusi telah mengubah bentuk manusia masa lalu menjadi bentuk yang sekarang Anda lihat. Namun menurut para ahli, evolusi masih terus Baca Lagi ...

BERPULANGNYA SANG BURUNG MERAK

Lihat…lihat…dan lihatlah….
Di angkasa warna merah menyala
Di lewati mendung hitam
Yang berlahan menumpahkan
Isi bawaan setitik demi setitik
Dan lihatlah air yang menetes itu berwarna merah

Seekor burung merak terbang tertatih
Sayapnya yang tua telah lelah mengepak
Perlahan demi perlahan mengepak
Dengan hitungan 1..2…3….
Sayap itupun tak berhasil mengepak..
Burung merak itu pun jatuh ketanah
Tanpa bisa bangun lagi…

Lihatlah rerumputan itu ikut rebah
Lihatlah daun-daun sejenak berhenti melambai
Yang terdengar adalah kicauan burung dengan suara pilu
Yang terdengar adalah deruan suara angin
Yang berhembus bak sengatan tawon
Menancap pada hati yang gundah gulana
Air mata pun tercecer setetes demi setetes
Tanpa bisa dibendung lagi
Kesedihan tanpa batas terukir jelas dihati
Entah kapan lagi ada burung merak lahir
Seperkasa engkau…..
Sekuat engkau…….
Seberwibawa engkau….

Hati ini berdoa dan berharap….
Dalam alamu yang baru engkau tenang
Laksana alam yang telah engkau tinggalkan
Selamat jalan sang burung merak
Doaku bersamamu…….

oleh: Arjawa, I Wayan

NB: puisi ini didedikasikan pada berpulangnya WS. Rendra (Sang burung merak) yang memberi bayak ilham pada hidup banyak orang termasuk saya

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar